Bahan dan Cara Pembuatan Huruf Timbul dari Plat

[Apihyayan Blog] Bahan dan Cara Pembuatan Huruf Timbul dari Plat kali ini admin Apihyayan Blog informasikan untuk anda, dimana Pembuatan tulisan timbul tentunya banyak digunakan pada saat ini digunakan untuk nama usaha sehingga ketika dilihat dari kejauhan maka semua orang akan melihat secara jelas dan nampak tulisan tersebut. Biasa banyak sekali usaha saat ini yang menggunakan tulisan timbul tersebut, bahkan tidak jarang ada yang memadukan dengan lampu LED jadi ketika dilihat saat malam hari nampak jelas. Tentunya dalam pembuatan huruf ini menggunakan beberapa bahan, dimana setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Pastinya Anda wajib mengetahui mengingat setiap bahan memiliki tingkat kekuatan tersendiri, apalagi nantinya tulisan timbul ini akan diletakkan di luar ruangan sehingga diharapkan bisa bertahan lama.


Berikut adalah bahan dan cara pembuatan huruf timbul tersebut

Bahan :

1. Plat Galvani

Sebagai bahan utama dalam pembuatan huruf timbul ini merupakan jenis logam campuran yang terbuat dari campuran besi dan zinc. Sekilas Anda akan melihatnya seperti sebuah seng namun perbedaannya adalah mempunyai karakteristik yang lebih kuat. Sehingga tingkat kekuatannya akan sangat bagus.

Warna pada bahan jenis ini umumnya akan berwarna tidak mengkilap dan doff, sehingga untuk lebih menarik perlu dilakukannya cat atau pewarnaan ulang. Pewarnaan Plat juga bisa disesuaikan dengan warna tulisan yang mencerminkan kesan tertentu dalam tulisan tersebut.

2. Plat Stainless

Bahan yang satu ini adalah bahan yang banyak digunakan sebagai pembuatan huruf timbul. Dalam pembagian jenisnya pun di bagi menjadi 3 yakni meliputi stainless biasa, stainless hairline dan stainless mirror. Masing –masing memiliki karakteristik sendiri –sendiri. Jika Anda ingin melihat perbedaannya maka terlihat dari segi mengkilapnya antara stainless yang mirror dengan biasa.

Untuk jenis plat stainless mirror akan lebih mengkilap seperti kaca. Sedangkan untuk stainless hairline umumnya dikenal dengan garis tipis satu arah yang terdapat pada permukaan platnya. Setiap jenisnya ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing –masing, jadi Anda bisa pilih saat melakukan pembuatan tulisan timbul.

3. Plat Kuningan

Apabila dibandingkan dengan bahan –bahan yang lainnya, material huruf timbul yang satu ini menjadi bahan yang eksklusif karena kualitasnya tidak diragukan lagi. Banyak orang memilih plat Kuningan karena sifatnya yang tahan lama dan kualitas bagus. Tidak heran harganya lebih tinggi apabila dibandingkan dengan jenis yang lainnya.

Meskipun Anda harus mengeluarkan banyak uang untuk bahan yang satu ini, tapi jangan salah Anda akan merasa puas karena hasilnya bisa sangat bagus. Selain itu, sifat tidak mudah rusak meskipun usianya sudah lama pun menjadi daya tarik tersendiri.

Catatan : Anda bisa menggunakan bahan alternatif lainnya asalkan bahan tersebut memiliki sifat mudah dibentuk, ditekuk dan baik. Bahan –bahan diatas bisa Anda manfaatkan dengan kriteria umum 0.8 mm – 1.2 mm yang disesuaikan dengan ukuran hurufnya.

Cara Pembuatan :

1. Membuat Design

Yang pertama –tama perlu Anda miliki untuk membuat tulisan huruf timbul adalah contoh designnya sebagai acuan. Dengan adanya design tentu saja akan menghindari adanya kesalahan pembuatan karena tidak sesuai dengan keinginan. Fokus Anda akan terpaku pada desain yang sudah dibuat tersebut.

Dalam pembuatan desain yang perlu Anda perhatikan adalah seputar detail ukuran dan jenis font yang akan digunakan. Anda bisa memanfaatkan perangkat software atau aplikasi pengedit gambar terkenal seperti halnya corel draw, photoshop dan microsoft publisher.

2. Membuat Pola

Setelah tahap pertama selesai, selanjutnya Anda beralih ke pembuatan pola. Pada umumnya pola yang dibuat dapat memanfaatkan media bahan seperti kertas manila melalui mesin cutting stiker. Apa tujuan dari pembuatan pola ini terlebih dahulu?

Tujuannya adalah untuk bisa membentuk pola yang akan dipotong pada plat stainless. Cara ini dilakukan yang terutama adalah supaya potongan pola pada plat tidak melenceng atau tidak sesuai dengan pola atau huruf yang diinginkan.

3. Memotong Plat sesuai Pola

Setelah tahap membuat pola pada kertas selesai, Anda bisa langsung memotong atau menggunting kertas sesuai pola lalu menempelkan lembar pola tersebut pada plat.Proses pemotongan menggunakan alat potong plat/jigsaw dengan maksimal ketebalan plat adalah 2 mm.

Yang perlu Anda ingat, membuat huruf timbul berarti ada ketimbulan. Maka ini berarti Anda perlu melakukan cutting plat stainless pada bagian muka, sisi samping, dan keliling huruf tersebut. Hal ini biasanya disebut dengan istilah frame samping/daun.

4. Proses penyambungan Frame dengan Patri

Setelah semua pemotongan plat stainless sudah selesai. Langkah selanjutnya adalah menyatukan frame depan, samping dan sekelilignya. Khusus untuk penggunaan bahan plat stainless maka penyambungan dilakukan dengan proses patri.

Setelah penyambungan selesai maka untuk menghaluskan dan merapikan disekeliling sambungan, Anda perlu menggunakan metode grinda halus. Proses pengrindaan diharapkan adalah sehalus mungkin. Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah lokasi atau area penempelan huruf timbul nanti.

Untuk lokasi didalam ruangan maka Anda bisa menggunakan karet spon yang dimasukkan dalam belakang huruf. Sedangkan untuk luar ruangan, lebih baik untuk selalu menggunakan angkur yang memiliki sifat lebih kuat sebagai dudukan huruf ke dinding dan media yang lainnya.

5. Proses pembersihan

Selanjutnya, adalah proses pembersihan. Tahap ini berlaku untuk penggunaan bahan dari plat stainless dan kuningan. Setelah melakukan grinda, tentu ada kotoran yang menempel pada huruf. Maka Anda bisa membersihkannya menggunakan kain yang sifatnya halus.

Patut diperhatikan untuk jangan sesekali menggunakan kain yang terasa kasar. Mengapa? Karena hal ini bisa mengakibatkan plat bisa tergores. Gunakan juga cairan pembersihan kotoran seperti kit cair atau WD 40.

6. Proses Pemasangan

Nah, untuk proses akhirnya adalah pemasangan. Hal yang pertama dalam proses ini adalah Anda perlu mempersiapkan pola/mal untuk pemasangannya. Tujuannya adalah supaya pemasangan bisa lurus yaitu tidak melebihi atau meleset dari bidang atau lokasi yang ada.

Demikianlah informasi mengenai Bahan dan Cara Pembuatan Huruf Timbul dari Plat. Semoga bermanfaat, dan anda juga bisa melihat video turotialnya di media youtube dan media lainnya.